Pembinaan Ibadah Tahap III Tahun Pelajaran 2023/2024 bagi kelas VII C dan VII F
PEMBINAAN IBADAH TAHAP III - Hari Jum'at (13/10/2023) Madrasah Tsanawiyah Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya melaksanakan Kegiatan Pembinaan Ibadah Tahap III Tahun 2023/2024 berdasarkan Buku Panduan Ibadah Pangersa Abah Anom R.A bagi peserta didik Kelas VII C dan VII F.
Pembinaan Ibadah Tahap III Kelas VII C dan VII F ini, diikuti oleh 52 peserta didik, Adapun jumlah peserta didik yang hadir di kelas VII C 25 orang dan peserta didik kelas VII F 27 orang. Program unggulan Madrasah tersebut rutin dilaksanakan setiap hari selama dua hari satu malam.

Peserta didik Pembinaan Ibadah mengikuti Kegiatan Pembukaan dipimpin oleh Pembimbing Ibadah, Iyus Supriatna, S.Pd., Nur Asri Pamungkas, S.Pd. dan Yayah Asiyah, S.Ag. Pembukaan dilaksanakan secara semi formal, dengan petugas Peserta didik yang ditentukan yaitu: Pembawa Acara, Pembacaan Tawassul, Sambutan Pembimbing Pembinaan dan Pembacaan Do'a. Pembimbing menyampaikan rangkaian kegiatan Pembinaan Ibadah, Petugas peserta didik yang menjadi Imam, Adzan, Iqomah dan Petugas Amaliah Manakiban. Setelah kegiatan Pembukaan, Peserta didik diarahkan untuk bersiap menunggu waktu Sholat Ashar dengan kegiatan Berwudhu, Sholat Sunat Syukrul Wudhu dan Sholawat Bani Hasyim diawasi oleh Pembimbing.

Kegiatan - Kegiatan yang dilaksanakan pada Pembinaan Ibadah berdasarkan Buku Panduan Ibadah Pangersa Abah Anom R.A diantaranya;
Pelaksanaan Sholat Fardhu Berjamaah, mulai sholat Ashar, Magrib, Isya, Shubuh dan Dzuhur, peserta didik diberikan tugas untuk mengumandangkan Adzan dan Iqomah, beberapa peserta didik juga diberikan kepercayaan untuk menjadi imam pada sholat Fardhu tersebut dan memimpin peserta didik lainnya Dzikir Jahar, Dzikir Khofi dan Khotaman.
Pelaksanaan Sholat Sunah Rawatib, diataranya: (Qobliyah dan Ba’diyah), Sholat Sunah Awwabin, Taubat, Birrulwalidaini, Lihifdzil Iman, Lisyukrinnikmah, Lidaf’il Balai, Mutlak, Istikharah, Hajat, Tahajjud, Tasbih, Witir, Isyraq, Isti’adah, Dhuha dan Kifaratil Bauli. Semua sholat-sholat sunat tersebut dilaksanakan secara Berjamaah oleh peserta Pembinaan ibadah untuk menjadikan sholat sunat berjalan dengan Khusyuk dan Khidmat, serta membuat peserta didik bisa mengamalkannya Ketika pulang ke tempatnya masing-masing.
Pengamalan Ke TQN an diantaranya Tes Bacaan Kaifiyat Dzikir, Khotaman dan Tawassul oleh Pembimbing Pembinaan Ibadah yang dilaksanakan setelah Khotaman setiap waktu sholat.
Pelaksanaan Khidmat Amaliah Manakib, kegiatan ini dilakukan oleh petugas dari peserta Pembinaan Ibadah yang sudah dipilih oleh Pembimbing pada Pembukaan. Semua yang bertugas seperti; Pembawa Acara, Pembacaan Al-Quran, Pembacaan Tanbih, Tawassul, Pembacaan Manqobah dan Khidmah Ilmiyah semuanya oleh Peserta Didik bertujuan agar peserta pembinaan ibadah bisa mengamalkan Manakib di tempatnya masing-masing.
Pelaksanaan Qiyamul Lail dan Mandi Taubat, peserta didik dibangunkan Kembali setelah beristirahat pada pukul 02.00 WIB dini hari untuk melaksanakan Qiyamul Lain dilanjutkan Mandi Taubat dibimbing oleh GTK yang bertugas.

Berikut Daftar Guru Pembimbing Pembinaan Ibadah berdasarkan Buku Panduan Ibadah Pangersa Abah Anom R.A yang telah ditugaskan sesuai jadwal yang ditentukan, yaitu:
- Iyus Supriatna, S.Pd.
- Nur Asri Pamungkas, S.Pd.
- Yayah Asiyah, S.Ag.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Daftar Ulang Murid Kelas IX MTs Serba Bakti: Menguatkan Sinergi Orang Tua dan Madrasah Menyongsong Tahun Pelajaran 2026/2027
SURYALAYA - Pendidikan yang kokoh tidak dibangun oleh satu tangan. Ia bertumbuh dari jalinan kepercayaan, dipelihara oleh kebersamaan, dan dikuatkan oleh doa yang dipanjatkan dari hati
Pembukaan MATAMUDA 2026/2027: Menyambut Langkah Pertama Murid Baru dengan Semangat, Adab, dan Harapan
SURYALAYA - Setiap perjalanan besar selalu diawali oleh sebuah perjumpaan. Dan setiap perjumpaan yang dipenuhi adab akan melahirkan kenangan yang tak sekadar dikenang, tetapi juga
Keluarga Besar MTs Serba Bakti Awali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan Silaturahmi, Ziarah, dan Meneguhkan Ikhtiar Bersama
SURYALAYA - Ada perjalanan yang dimulai bukan dengan langkah tergesa, melainkan dengan hati yang lebih dahulu menunduk. Sebab ilmu yang diberkahi tidak lahir hanya dari kecerdasan akal,